Harus Diketahui, Inilah 11 Tips Membeli Sepeda Motor Bekas Agar Tidak Tertipu

No Comments

Iklan

Tips Membeli Sepeda Motor Bekas – Salah satu metode transportasi yang mudah dan banyak digunakan oleh masyarakat adalah kendaraan bermotor. Namun untuk memiliki kendaraan sebagian orang harus repot membelinya karena memiliki harga yang cukup tinggi. Semakin bagus kendaraan yang dibeli, tentu saja semakin mahal harga jualnya.

Jika Anda tidak mampu membeli sepeda motor baru yang mahal, sebaiknya beli sepeda motor bekas. Harga sepeda motor bekas juga bervariasi, tergantung pada jenis, tahun produksi dan kondisi. Tidak hanya itu, salah satu penentu harga sepeda motor bekas adalah kelengkapan dokumen yang terdiri dari STNK dan BPKB.

Membeli sepeda motor bekas tentu tidak semudah membeli sepeda motor baru, karena ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Semakin banyaknya penjual sepeda motor bekas di Indonesia, maka kita harus lebih berhati-hati saat membelinya.

Kesalahan dalam memilih sepeda motor bekas bisa berakibat fatal. Kita bisa tertipu untuk membeli sepeda motor bekas yang kondisinya tidak baik dan tidak layak. Lebih buruk lagi, sepeda motor yang dibeli adalah sepeda motor curian. Untuk mencegah hal ini, kami sarankan terlebih dahulu mendengarkan cara dan tips untuk membeli sepeda motor bekas di artikel Automotiveo.com di bawah ini.

1. Pertama Tentukan Motor yang Dibeli

Ketika Anda berencana untuk membeli sepeda motor, pastikan Anda terlebih dahulu memilih jenis motor yang akan Anda beli. Karena ada begitu banyak jenis sepeda motor dan masing-masing motor memiliki fitur yang berbeda. Karenanya, Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis sepeda motor apa yang akan Anda beli, dan jangan lupa mencari informasi tentang fitur dan spesifikasinya. Sekarang jika Anda yakin dengan jenis sepeda motor yang akan dibeli, maka Anda hanya perlu mengikuti tips berikut untuk membeli sepeda motor bekas.

2. Mencari Informasi Harga Pasar

Setelah menentukan jenis sepeda motor yang akan dibeli, maka tentukan harga pasar dari jenis sepeda motor yang Anda sukai. Untuk memeriksa harga pasar sepeda motor bekas yang Anda beli, kami sarankan untuk memeriksanya melalui situs jual beli seperti OLX atau melalui grup jual beli sepeda motor di Facebook.

Fungsi memeriksa harga pasar sepeda motor bekas agar tidak tertipu membeli sepeda motor dengan harga lebih mahal dari harga pasar. Tetapi harga sebenarnya dari sepeda motor bekas di masing-masing daerah berbeda dan harga tergantung pada kondisi motor itu sendiri. Jadi wajar menemukan sepeda motor dengan harga lebih mahal, asalkan sebanding dengan kualitasnya.

3. Memilih Penjual yang Baik dan Jujur

Jika Anda sudah tahu harga pasar kendaraan, langkah selanjutnya adalah memilih penjual. Kami sarankan mencari dealer atau penjual sepeda motor yang memiliki reputasi dan dapat dipercaya. Tips membeli sepeda motor bekas sangat penting agar Anda tidak tertipu.

Jika Anda membeli sepeda motor dengan COD, Anda harus bertanya kepada penjual tentang sejarah penjualan motor tersebut. Masbro dapat menanyakan apakah sepeda motor mengalami kecelakaan atau pertanyaan lain terkait kondisi sepeda motor.

4. Memeriksa Nomor Pesanan dan Mesin

Nomor rangka dan nomor mesin dapat dikatakan sebagai identitas sepeda motor. Pastikan frame dan nomor mesin sesuai dengan yang tercantum di BPKB atau STNK. Jika angkanya berbeda, maka kemungkinan besar motor yang menggunakan BPKB dan STNK palsu. Tips membeli sepeda motor bekas wajib dilakukan, sehingga Anda bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

5. Memeriksa Kelengkapan Surat

Memeriksa kelengkapan surat ketika akan membeli sepeda motor bekas adalah penting dan wajib. Jangan lupa memeriksa dengan hati-hati kelengkapan sertifikat kendaraan dari STNk dan BPKB. Ini berfungsi untuk menghindari barang curian. Ketika kendaraan yang Anda inginkan tetapi tidak memiliki dokumen lengkap, Anda harus mencari penjual baru atau mencari sepeda motor lain agar tetap aman di masa depan.

Juga, pastikan bahwa pemilik sebelumnya telah membayar pajak dan tidak memiliki tunggakan pajak.

5. Pemeriksaan Fisik Motor

Hal umum yang harus dilakukan ketika membeli sepeda motor bekas adalah memeriksa tubuh sepeda motor. Setiap orang yang akan membeli sepeda motor pasti akan memeriksa bodi sepeda motor terlebih dahulu. Carilah motor yang memiliki tubuh halus dari warna cat tidak mengelupas atau memudar, tidak ada goresan, tidak ada penyok dan tidak ada retak.

Selain itu, Anda harus bertanya kepada penjual apakah suku cadang asli atau tidak. Bagian asli tentu saja memiliki nilai lebih dibandingkan bagian imitasi. Pastikan Anda semua meminta semua aspek di atas untuk mendapatkan harga sepeda motor bekas sesuai dengan kondisi.

6. Periksa Speedometer

Mungkin metode ini jarang dilakukan oleh pembeli, tetapi metode ini sebenarnya penting untuk dilakukan agar Anda tahu bahwa speedometer berjalan normal karena memiliki fungsi yang cukup penting sebagai sumber informasi saat mengendarai sepeda motor.

Saat memeriksa speedometer, pastikan ia memiliki fungsi normal, indikator bahan bakar, indikator lampu, indikator sinyal belok, dan penghitung jarak masih berfungsi dengan baik. Perhatikan juga jarak tempuh kendaraan dan lebih baik memilih sepeda motor yang jaraknya masih sedikit.

Namun Anda perlu tahu, bahwa jarak tempuh speedometer dapat diatur ulang, jadi Anda harus berhati-hati saat membeli sepeda motor bekas. Sekarang untuk mengetahui apakah speedometer sudah di-reset atau belum, Anda bisa melihat langsung kondisi motor. Jika masih sedikit, tentu saja kondisi fisik dan mesinnya masih bagus.

7. Memeriksa Minyak

Salah satu kewajiban pemilik sepeda motor adalah mengganti oli secara teratur. Jika Anda terlambat mengganti oli, itu bisa berakibat fatal. Karena oli berfungsi sebagai pelumas untuk semua komponen mesin sehingga ketika terlambat mengganti oli bisa menyebabkan kerusakan mesin.

Berkaca pada hal di atas, kita harus mencari sepeda motor bekas yang memiliki rekam jejak layanan yang baik. Jangan salah beli motor yang tidak dirawat oleh pemilik sebelumnya, karena tidak menutup kemungkinan kerusakan yang terjadi pada komponen mesin atau bagian lainnya.

8. Memeriksa Suara Mesin

Memilih sepeda motor bekas yang masih sehat bisa dilihat dari suara kendaraan. Untuk memeriksa apakah kendaraan itu sehat atau tidak, Anda dapat melakukannya dengan menutupi muffler dengan tangan Anda. Setelah itu, dengarkan mesin apakah suaranya tenang atau berisik. Jika Anda mendengar suara bising saat lubang knalpot ditutup, kemungkinan ada kerusakan pada mesin.

9. Memeriksa kondisi lasan

Perlu dicatat bahwa motor tersebut asli atau tidak dapat diperiksa pada bagian lasan. Jika standar pabrik bagian las seperti bagian bawah tangki atau poros atau bingkai garpu hanya terlihat lasan yang tipis dan rapi. Namun, jika motor yang mengalami masalah bisa terlihat pada permukaan pengelasan yang terlihat lebih tebal. Tanda bagian pengelasan yang tebal berarti motor telah rusak dan dilas lagi.

10. Memeriksa CVT (Terutama Motor Matic)

Jangan lupa, bro, minta penjual untuk menguji sepeda motor yang akan Anda beli terlebih dahulu. Ketika mesin dihidupkan, dengarkan baik-baik suara, apakah ada suara mendengung atau kasar pada transmisi. Jika suaranya terdengar keras, mungkin ada masalah dengan transmisi, terutama untuk sepeda motor otomatis yang menggunakan transmisi CVT

11. Periksa kondisi kaki

Selain itu, perhatikan bahwa suspensi masih nyaman atau tidak sesuai dengan usia motor. Suspensi sangat berpengaruh pada kenyamanan berkendara, jadi jangan lupa untuk memeriksanya. Cara mengecek suspensi juga sangat mudah. Minta izin kepada pemilik motor untuk melakukan test drive. Jika Anda tidak bisa, Anda dapat meminta tumpangan.

Membeli sepeda motor otomatis bekas atau sepeda motor lain harus hati-hati. Ada banyak pertimbangan sebelum membelinya untuk mendapatkan sepeda motor bekas yang kondisinya masih sangat baik. Dengan mengikuti tips membeli motor bekas di atas, semoga Anda bisa mendapatkan sepeda motor bekas sesuai dengan kondisi terbaik

More from our blog

See all posts

Leave a Comment